Keramahtamahan Makkah: Tradisi menyambut jamaah haji

“Ahl Makkah adra bi sha’abiha” (Orang-orang Makkah tahu jalannya) adalah pepatah Arab yang terkenal, yang menekankan bahwa penduduk setempat paling mengenal daerah mereka sendiri.

Seiring berjalannya waktu, pepatah ini berkembang menjadi “Ahl Makkah adra bi duyoofiha” (Orang-orang Makkah paling mengenal tamu mereka), yang mencerminkan keramahtamahan kota yang abadi dari kunjungan para peziarah. 

Sejarah mencatat, penduduk Makkah dengan penuh semangat menantikan musim haji, bekerja tanpa lelah untuk menghormati dan melayani para tamu Allah.

Hubungan yang mengakar kuat ini melampaui ritual, membina persahabatan dan bahkan pernikahan lintas benua. 

Saat ini, meskipun tersedia akomodasi modern, semangat keramahtamahan Makkah tetap hidup. Banyak keluarga melanjutkan tradisi melayani para peziarah, terutama selama haji.

Relawan dengan ramah membagikan kurma kepada jamaah haji

Didorong oleh warisan keluarga atau dedikasi untuk menjadi sukarelawan. Fokus utama mereka adalah memberi makan dan membantu para peziarah. 

Pemandangan mengharukan tentang kemurahan hati dan keramahtamahan terhadap para peziarah dari seluruh dunia memikat para pengamat selama perjalanan suci tersebut.

Setiap tahun, banyak sekali gambar yang memperlihatkan para relawan muda membagikan pelindung mata dari terik matahari, menawarkan air dingin, jus, dan susu, beserta makanan, semuanya gratis.

Tindakan kebaikan ini mencerminkan kemurahan hati suatu bangsa dan rakyatnya, yang tanpa lelah bekerja untuk memastikan kenyamanan para peziarah. 

Seorang peziarah Yordania berkata, “Kami selalu mendengar tentang keramahtamahan Saudi, tetapi apa yang kami alami melampaui semua harapan.”

Seorang peziarah lain dari Yaman berkata, “Kami benar-benar merasa bersyukur kepada orang-orang di negara ini dan persaingan mereka untuk melayani para peziarah.” 

Keramahtamahan Saudi tidak hanya mencakup makanan dan minuman. Keramahtamahan ini juga mencakup layanan lain, seperti memandu para peziarah yang tersesat.

Misalnya, sekelompok warga membantu seorang peziarah yang tersesat untuk menjelajahi jalan-jalan di Mekkah, sebuah tindakan yang diapresiasi oleh Menteri Haji dan Umrah, Dr. Tawfiq Al-Rabiah. Ia mencuit, “Orang Saudi… Keramahtamahan dan kemurahan hati, solidaritas dan kerja sama… Terima kasih kepada para pemuda ini atas bantuan mereka.”, 

Sementara banyak penduduk Mekkah secara tradisional melayani para peziarah, sebuah kelompok khusus yang dikenal sebagai “Mutawwif” mengkhususkan diri dalam layanan haji.

Mereka biasa menyambut para peziarah ke rumah mereka, menyiapkan makanan mereka, menemani mereka selama ritual, dan membimbing mereka ke Haram, mengajari mereka ritual di sepanjang jalan. 

Seorang Mutawwif berbagi bahwa ia telah membagikan nasi dan makanan daging kepada para peziarah selama 20 tahun, sebuah tradisi yang telah dijunjung tinggi keluarganya selama beberapa dekade. Ia menekankan bahwa ia bermaksud untuk mewariskan warisan ini kepada anak-anaknya. 

Menurut Menteri Haji dan Umrah, ribuan relawan mendukung tenaga kerja haji dan umrah di semua sektor tahun ini, yang menunjukkan semangat layanan dan keramahtamahan yang abadi di Mekkah.

Sumber: saudigazette.com.sa

Naik Haji dengan Travel Haji resmi yang telah memiliki izin PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus) dari Kementrian Agama RI. Hati Tenang, Ibadahpun Khusu’

  • Perusahaan : PT. Tridaya Pesona Wisata
  • Brand Perusahaan : TRIDAYA Tour & Travel
  • Status Izin Perusahaan : Terdaftar di Kementerian Agama RI dengan predikat AKREDITASI A
  • Izin PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh) No. U. 115 Tahun 2022
  • Izin PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus) 12390002303290004

Lihat Paket Haji Khusus/Plus Klik Gambar Dibawah

Berangkat Haji Dengan Visa Resmi dan Travel Resmi

Lihat Profil dan Sejumlah Penghargaan Kepada TRIDAYA Tour & Travel, klik halaman dibawah

Artikel yang Direkomendasikan